Surabaya – Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba, Pelindo bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar program edukasi bertajuk “Sekolah Merdeka Tanpa Narkoba, Bersama Sobat Ananda Bersinar”. Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 8 Surabaya ini menyasar para pelajar sebagai agen perubahan dalam pencegahan peredaran gelap narkotika.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini menghadirkan pemaparan komprehensif mengenai bahaya narkoba, mulai dari aspek sejarah hingga modus operasi terkini. Para siswa diajak menyelami sejarah peredaran narkoba di Indonesia sebagai pengingat bahwa masalah ini bukanlah isu baru, melainkan ancaman yang telah berlangsung lama dan terus berevolusi.
Salah satu materi yang menarik perhatian adalah pengungkapan kasus penyelundupan narkoba di dalam peti kemas. Melalui data lapangan, siswa dikenalkan pada modus penyelundupan yang kerap terjadi di pelabuhan, mengingat Surabaya sebagai kota pelabuhan memiliki kerentanan tinggi terhadap jalur masuknya narkotika. Pelindo memberikan wawasan tentang upaya deteksi dan pencegahan yang dilakukan di area kepelabuhanan untuk memutus rantai distribusi gelap.
Tak ketinggalan, BNN memaparkan temuan terbaru mengenai narkoba jenis baru yang tersembunyi dalam cairan vape atau rokok elektrik. Sosialisasi ini menjadi penting mengingat maraknya penggunaan vape di kalangan remaja yang sering dianggap aman, padahal tanpa disadari dapat mengandung zat adiktif berbahaya. Para siswa diberikan pengetahuan untuk mengenali ciri-ciri cairan vape yang mencurigakan dan dampak kesehatan yang ditimbulkannya.
Sesi puncak diisi dengan tanya jawab interaktif. Para siswa antusias mengajukan pertanyaan seputar cara melindungi diri, langkah yang harus diambil jika menemukan indikasi peredaran, hingga peran aktif mereka dalam program pencegahan di sekolah. Diskusi ini berhasil membuka wawasan dan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga lingkungan bebas narkoba.
Leave a Reply